Energi terbarukan merupakan topik yang cukup hangat diperbincangkan sebagai efek dari pemanasan global. Dalam beberapa dekade terakhir, telah banyak dikembangkan sumber-sumber energi dengan cadangan tak terbatas maupun sumber energi yang dapat didaur-ulang. Oleh karena itu, Pudak Scientific mengangkat topik ini dalam “Pelatihan Penggunaan Alat Peraga Energi Terbarukan” pada hari Sabtu 13 Februari 2016 yang lalu di Pudak Training Center (PTC), Gedebage, Bandung. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman awal mengenai pentingnya energi terbarukan demi keberlangsungan pasokan energi di masa depan.
Pelatihan yang diikuti oleh peserta, yang merupakan guru dan laboran sekolah hingga universitas dari berbagai kota, dilakukan dalam dua sesi, yaitu presentasi dari pemateri pada sesi pertama dan percobaan penggunaan alat pada sesi kedua. Pada sesi pertama, Drs. Janto V. Sulungbudi, dosen fisika Universitas Parahyangan Bandung, membahas tentang energi terbarukan yang tersedia di Indonesia dan jenis-jenisnya. Selain itu, berliau juga menyampaikan informasi mengenai cara penyimpanan energi yang efektif dan efisien. Dengan materi ini, peserta diharapkan mampu memahami bagaimana suatu energi terbarukan diproses dan disimpan agar siap digunakan.
Pada sesi kedua, peserta diajak untuk memahami secara lebih mendalam mengenai simulator energi terbarukan dan melakukan beberapa simulasi dengan peralatan tersebut. Beberapa simulasi yang dilakukan pada sesi kedua yaitu:
- Pemanfaaatan energi angin menjadi listrik
- Pemanfaatan energi cahaya menjadi listrik
- Pembuatan biofuel dari air bebas mineral untuk memproduksi hidrogen dengan prinsip elektrolisis
Pelatihan berakhir pada pukul 17.00 WIB, peserta terlihat sangat puas setelah mengikuti pelatihan ini. Salah seorang peserta mengungkapkan kepada tim Pudak Scientific bahwa kegiatan pelatihan ini sangat bermanfaat dan menarik.
Kami berharap melalui pelatihan ini para guru dapat meningkatkan kesadaran siswa mengenai energi terbarukan serta mengajak siswa untuk lebih peduli dengan energi terbarukan sehingga dapat memberikan dampak pada ketahanan energi nasional pada masa depan.